Kamis, 03 Juli 2014

KENETRALAN DAN KEBERPIHAKAN BANGSA ASING TERHADAP INDONESIA

Pada tanggal 2 Juli Agustus kemarin, salah satu tim capres no urut 1 menggelar acara konser gratis dengan mendatangkan salah satu penyanyi terbaik dari swedia yaitu Maher Zain, tidak heran sih kalau kenapa Maher Zain yang sengaja didatangkan oleh team pemenangan tersebut, karena sebagian besar anggota koalisi nya merupakan partai islam.

Sebelum digelar nya konser tersebut, penyelenggara menggelar jumpa fans denga artis asala Swedia tersebut, ada moment yang menurut saya harus di apreasiasi oleh kita semua, yaitu sikap kenetralan seorang warga negara lain di saat dia di instruksikan melakukan sedikit peragaan kampanye berkepihakan, dia tidak mau melakukan itu, dan dia malah justru memberikan pesan moral yang baik dengan mengucapkan siapa pun yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih maju. “Saya sayang Indonesia,” seperti yang dikutip di dalam http://www.tempo.co/read/news/2014/07/03/112590056/Konser-Maher-Zain-Membawa-Kesejukan

Tapi lain cerita dengan yang terjadi belakangan pada pesta demokrasi di negeri ini yang menurut saya sudah berlebihan, bayangkan saja media indonesia sampai mengadakan wawancara exclusive dengan pihak asing yang mengaku kepeduliaan nya terhadap Indonesia, dia tidak mau melihat Indonesia dipimpin oleh pemimpin yang melakukan kekerasan di Indonesia. menurut saya itu adalah omong kosong, bagaimana tidak? Bangsa mereka memiliki investasi terbesar di Indonesia. Mereka takut bila yang memenangkan pesta demokrasi di Indonesia adalah orang yang memiliki Visi dan Misi yang berkepihakan kepada rakyat nya.

Saya tidak paham, kenapa bangsa ini gampang sekali terpropokasi pihak luar? Saya berharap siapa pun yang terpilih nanti akan membawa Indonesia dan rakyat nya lebih sejahtera dan tidak menjadi antek-antek negara lain yang mempunyai niat menguasai negeri ini. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar